Nataru Membuat Akses Ketapang-Gilimanuk Padat. Libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026 membuat penyeberangan Ketapang-Gilimanuk semakin padat. Rute penghubung utama Jawa-Bali ini menjadi favorit masyarakat yang ingin berlibur atau pulang kampung ke Bali. Pada periode H-10 hingga H-5 Natal, sudah tercatat sekitar 350 ribu penumpang dan lebih dari 100 ribu kendaraan menyeberang. Antrean kendaraan mengular di area pelabuhan, terutama jelang puncak arus pada 21-23 Desember. BERITA VOLI
Lonjakan Arus Penumpang: Nataru Membuat Akses Ketapang-Gilimanuk Padat
Kepadatan mulai terasa sejak awal Desember 2025, dengan ribuan kendaraan pribadi, motor, dan bus memadati Pelabuhan Ketapang. Banyak masyarakat memilih berangkat lebih awal untuk menghindari puncak, tapi tetap menyebabkan antrean panjang. Data posko mencatat pergerakan penumpang dari Jawa ke Bali dan sebaliknya melonjak signifikan. Faktor utama adalah liburan akhir tahun yang membuat Bali jadi tujuan wisata populer, ditambah distribusi logistik yang masih berjalan.
Langkah Antisipasi Kepadatan: Nataru Membuat Akses Ketapang-Gilimanuk Padat
Pemerintah menerapkan pembatasan kendaraan logistik mulai 19 Desember 2025 untuk memprioritaskan penumpang. Kendaraan barang golongan tinggi dialihkan ke rute alternatif. Buffer zone disiapkan di Terminal Sri Tanjung, Grand Watu Dodol, dan beberapa rest area di sisi Gilimanuk. Pola operasi kapal fleksibel: normal dengan 28 kapal, padat 30 kapal, hingga sangat padat 32 kapal. Delaying system juga diterapkan untuk mengatur kendaraan sebelum masuk pelabuhan, mencegah penumpukan di jalur utama.
Prediksi dan Dampak Lanjutan
Puncak arus Natal diprediksi 21-23 Desember, sementara Tahun Baru pada 28-29 Desember, dengan arus balik awal Januari. Meski persiapan matang, antrean tetap terjadi karena volume kendaraan tinggi. Koordinasi antarinstansi memastikan rekayasa lalu lintas dan pengamanan berjalan baik. Pengguna jasa diimbau beli tiket lebih awal dan pantau informasi cuaca, karena musim hujan bisa memengaruhi jadwal kapal.
Kesimpulan
Kepadatan akses Ketapang-Gilimanuk saat Nataru menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat akhir tahun. Dengan langkah antisipasi seperti pembatasan logistik dan buffer zone, kelancaran tetap terjaga meski tantangan ada. Semoga arus liburan ini berjalan aman dan nyaman bagi semua, serta menjadi pengingat untuk selalu prioritaskan keselamatan di perjalanan. Selamat merayakan Natal dan Tahun Baru.